
STUDI DI BELANDA , TICKET to GLOBAL COMMUNITY
Studi = Belajar
Ditanya: Apa yang ada di pikiran kita semua klo denger kata belajar??
A. "Wiw... Asik!!! Mau mau mau !!!(ala salah satu perusahaan telekomunikasi di dalam negeri)."
B. "Waw... Waw... Belajar? Apaan tuh? Capeeeee deh!!
(sambil naro satu tangan di dahi mulus kita!) . "
C. "Besok lagi deh... Ujiannya kan masih lamaaaaaaaa.... It's Ok, Ok...
(mau tinggal 1 jam lagi juga gapapa lah... masih 60 menit gitu.. santai.. masih lama)."
D. "Ga usah cape2 belajarlah... Tar juga ujung - ujungnya ongkang-ongkang kaki (males-malesan) sambil makan kripik.. wkakaka..
suruh calon suami aja yang cape .. hihihihii (sambil ketawa bahagia).
ato E. " Belajar? Belajar apaan nih? Klo menarik bolehlah. Kalo subjeknya ga menarik...
Umm kalo ada waktu aja kali ya... Kapan kapan gitu.. Hahaha... "
Jawab:
Jawaban paling umum : B,C.
Jawaban temen-temen SMA saya (para wanita nan cerah dan bahagia) : D.
Jawaban yang masih lumayan diminati : E.
Jawaban PALING langka atau biasa dipilih cuma buat iseng-iseng , becanda, andaikata dipilih pun... jarang banget ada yg bener2 milih ini.. So sad....
namun seiring berjalannya waktu:
jawaban D mulai menghilang dari pasaran... Temen2 SMA g udah beranjak jdi mahasiswa n mereka mulai mikir ke depan. Jadi jawaban D udah bukan option lagi. Jawaban bganti jadi C dan E , beberapa udah jadi A.
Gua adalah golongan jawaban B ato C, yaaaa masih berusaha untuk bisa jadi jawaban A.
Apa sebabnya banyak orang (orang-orang yg g tau. hahaha) milih jawaban B,C,E dan bukan A?
Kenapa belajar dianggap sesuatu yang begitu membosankan?
Ampe tempat-tempat les nulis gede-gede, LEARNING IS FUN!
sebenernya apa definisi STUDY?
ayo kita liat!!!!
Banyak jalan n cara untuk belajar.
Salah satunya dari orang-orang di sekitar kita: banyak kan yang bilang klo lingkungan juga ikut nentuin kepribadian kita?? Makanya ortu suka ngomong : "Cari temen yang bener.."
Menurut g itu bener banget.
Nah merujuk ke tema kita hari ini
STUDI DI BELANDA , TICKET to GLOBAL COMMUNITY
gua mau memberikan pandangan g tentang negeri tulip nan indah tersebut..
Haahahahahhahahaha...
Studi itu kan ga melulu harus dari buku ato institusi pendidikan.
kaya yang g dah bahas sedikit tadi, kita bakalan berdiskusi soal belajar dari orang-orang sekitar.
Apa yang biasa lu liat dari temen-temen lu yang pulang sehabis studi di luar negeri?
A. mereka rubah, bahasa inggris + bagus. bahasa setempat jadi lancar abis (bahasa di tmpat mereka kul ato sekolah), jadi lebih open minded, umm apalagi ya?? KEREN pokonya....
B. biasa aja gada apa-apa yang rubah...
pastinya klo kita yang dikasih kesempatan untuk studi di luar negeri (Belanda) kita pengen dunk jadi golongan A.
Tapi gimana caranya??
Studi di Belanda Bener-Bener bakal bantu lu untuk transform jadi orang golongan A.
Belanda : negeri tulip yang juga ahli dalam mengatasi persoalan air, dan punya sangat banyak kelebihan sperti punya budaya yang masih sangat dilestarikan dan dihargai juga museum-museum indah dan terawat yang bisa dikunjungi kita-kita, daerah bersepeda (cycling zone + rute2nya), taman-taman terbuka yang sejuk segar n tentunya banyak bunga tulip!, blalallalalaa (klo g tulis semua bisa2 blog g gakan ada yang mau baca gara2 kepanjangan.. hahaahhaa), and Last but NOT Least: the people there..
great places, great food, great scenery, ga lengkap tanpa GREAT PEOPLE.
Belanda yang:
-merupakan salahsatu negara di dunia dengan keilmuan arsitektur yang terbaik (mereka hidup di low-land, a very low-one ,tapi jarang banget terkena banjir, terakhir tahun 1953.)
-trus belum lagi daya tarik dari makanan-makanannya (poffertjes, pancakes,dll yang sangaaaatttt enak!) ,
-bunganya yang indah (red tulip , yellow tulip, etc) ,
-cycling zone,dan masih sangat banyak lagi...
pastinya sangatttt menarik buat orang-orang dari berbagai penjuru dunia.
Nah these great people + gua (mau dunk!!!) akan menjadi tiket kita menuju komunitas global.
Lu ga harus pengen jadi arsitek ato minat jadi chef untuk belajar yang terbaik dari Belanda.
apapun minat studi lu (klo berminat kuliah di Belanda) , lu bisa ko jadi orang dengan pemikiran luas, cerdas, cerdik, dan menjadi bagian dari komunitas global.
Ato cuma mau jadi turis yang sekadar berkunjung ke Belanda?
Lu tetep bisa belajar banyak dari negeri Kincir Angin tsb, ga mungkin lah lu ga bisa belajar dari Belanda... G yakin bgt, Belanda bisa ngasih kita pelajaran yang sangat berharga n ga bisa kita dapet dari tempat lain!
daritadi g bahas-bahas soal komunitas global.
=====================================================================
apa itu komunitas global??
menurut Dalai Lama :
One Human Family
Whether we like it or not, we have all been born on this earth as part of one great human family. Rich or poor, educated or uneducated, belonging to one nation or another, to one religion or another, adhering to this ideology or that, ultimately each of us is just a human being like everyone else: we all desire happiness and do not want suffering. Furthermore, each of us has an equal right to pursue these goals.
Today's world requires that we accept the oneness of humanity. In the past, isolated communities could afford to think of one another as fundamentally separate and even existed in total isolation. Nowadays, however, events in one part of the world eventually affect the entire planet. Therefore we have to treat each major local problem as a global concern from the moment it begins. We can no longer invoke the national, racial or ideological barriers that separate us without destructive repercussions. In the context of our new interdependence, considering the interests of others is clearly the best form of self-interest.
======================================================================================
kita bisa menerima bahwa semua orang itu sederajat dan memiliki hak yang sama juga punya keinginan yang sama yaitu untuk hidup bahagia.
WE ARE ONE HUMAN FAMILY!
dengan studi di Belanda (baik saat kita kuliah di universitas, jalan-jalan ke museum, makan, ato bahkan waktu kita bersepeda dan menikmati keindahan Negeri Kincir Angin) kita pasti akan selalu bertemu dengan orang, baik itu orang Belanda,Indonesia,India, Australia, dan orang-orang dari negara lain.
Mungkin kita ga selalu punya kesempatan untuk bertukar pikiran dengan mereka. Tapi dengan hidup bersama di dalam satu lingkungan yang sama, rasa toleransi kita akan meningkat, kita yang dulu selalu merasa terpisah (merasa bersatu hanya lewat TV... Hahahaha... ) dari masyarakat negara lain akan merubah sudut pandang kita karena kita melihat bahwa kita semua sama, kita punya hak yang sama yaitu untuk menjadi bahagia.
Apalagi kalau kita punya kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pemikiran dengan mereka, kita bisa belajar banyak dari mereka (tentang kultur, etos kerja mereka, cara mereka memandang sesuatu , dll) dan sadar bahwa semua orang hanya ingin bahagia meskipun terkadang caranya berbeda-beda.
Dengan tinggal dalam 1 lingkungan (1 negara yaitu di Belanda) yang sama pun kita akan merasakan keterikatan baik dengan tempat atau masyarakat sekitar sehingga kita akan lebih peduli terhadap mereka (ada rasa terikat..).
Pemikiran kita akan menjadi lebih terbuka dan ga seperti katak dalam tempurung yang cuma liat hal yang itu-itu dan punya pemikiran yang ga berkembang maka kita punya kesempatan untuk jadi katak yang keluar dari tempurung dan menjadi bagian dari komunitas global.
AND EVENTUALLY WE WILL BE A PART OF THE GLOBAL COMMUNITY and BECOME ONE HUMAN FAMILY WITH OTHERS.
Jadi : Belanda menyediakan tiket yang sangat berharga untuk kita belajar dan menjadi bagian dari komunitas global , dengan tempat yang sangat indah, kultur yang sangat menarik, dan kelebihan lainnya yang menarik orang-orang dari berbagai negara
(Melting POT : dimana orang dari berbagai negara dengan kultur yang berbeda-beda bercampur dalam suatu "pot") yang akan menjadikan kita bagian dari komunitas global
sehingga kita bisa menjadi orang yang lebih open-minded dan dapat mengahargai juga menghormati semua orang (dari seluruh negara, ras, agama, dan golongan berbeda) juga tentunya pribadi yang lebih baik dari kita yang sebelumnya.
Jadi lebih baik untuk diri kita sendiri, keluarga, teman, negara, dan dunia...
Jangan lewatkan kesempatan berharga ini!!
“Life is a gift, and it offers us the privilege, opportunity, and responsibility to give something back by becoming more”
“Learn everything you can, anytime you can, from anyone you can - there will always come a time when you will be grateful you did.”
Referensi:
http://www.thefreedictionary.com/study
http://thinkexist.com/quotations/opportunity/
http://www.holland.com
http://www.deltawerken.com/New-water-management-in-the-Netherlands/353.html
http://www.google.co.id
http://www.gmu.edu/academic/ijps/vol7_1/Lama.htm
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar